Dakwah Sunnah | Kajian Ahlu Sunnah Wal Jamaah

Rezekiku Sudah Tertulis

REZEKIKU SUDAH TERTULIS DI LAUH MAHFUZH, NUK APA RESAH GELISAH?!?

Faidah Surat An Nisa ayat ke 13 - Ust. Khairullah Anwar Luthfi, Lc

Masih melanjutkan bahasan tentang besar nya keutamaan melakukan sebuah ketaatan kepada Allah dan RasulNya,

Bagaimana konsekuensi jika kita senantiasa melakukan ketaatan, dan berusaha menghindari perbuatan yang Allah dan RasulNya Larang dan perintahkan untuk menjauhinya ?

Terlebih disaat kita melakukan sebuah ketaatan, kita akan dihadapkan dengan sikap yang mulai merasa malas untuk melakukan ketaatan ? Bagaimana kita mengatasi sikap ini ?

Marhaban Yaa Ramadhan (1437H)

Inilah beberapa cara mempersiapkan bulan ramadhan baik yang lahir dan yang batin.

Ada satu hal yang dilupakan seorang muslim dalam hal menyambut ramadhan Apakah itu ?

NIAT SUCI RAMADHAN

NIAT SUCI RAMADHAN

Sobat...
SELAMAT BERSUKA CITA DENGAN DATANGNYA RAMADHAN BULAN PENUH BERKAH 1437H!
Agar Berkah Ramadhan tahun ini benar-benar tergapai, maka amalkanlah sabda Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam tatkala setiap malam pertama Ramadhan:
وَيُنَادِي مُنَادٍ يَا بَاغِيَ الْخَيْرِ أَقْبِلْ وَيَا بَاغِيَ الشَّرِّ أَقْصِرْ وَلِلَّهِ عُتَقَاءُ مِنَ النَّارِ وَذَلكَ كُلُّ لَيْلَةٍ " 
Artinya: "Lalu ada suara berseru: "WAHAI PENCARI KEBAIKAN (di dalam Ramadhan) SAMBUTLAH! WAHAI PENCARI KEBURUKAN (di dalam Ramadhan) BERHENTILAH!". HR. Tirmidzi.
Oleh karenanya di bawah ini terdapat 
"NIAT SUCI RAMADHAN"
baik berupa mengerjakan perintah yang wajib atau yang mustahab
atau berupa menjauhi larangan yang haram atau makruh:

Selengkapnya...

SIBUK DENGAN AIR DIRI SENDIRI

عن عبد الله بن محمد بن الكَوَّاء، أنَّه قال للربيع بن خثيم: ما نراك تعيب أحدا ولا تذمُّه فقال: «ويلك يا ابن الكَوَّاء ما أنا عن نفسي براض فأتفرَّغُ من ذنبي إلى حديث الناس، إنَّ الناس خافوا الله تعالى على ذنوب الناس وأمنوه على نفوسهم» الحلية لأبي نعيم (2/110).

Artinya: "Abdullah bin Muhammad bin Al Kawwa' ia pernah berkata kepada Ar Rabi' bin Khutsaim: "Aku tidak pernah melihatmu membicarakan aib seseornag dan tidak pernah mencelanya", beliau (Ar Rabi' bin Khutsaim) berkata: "CELAKA KAMU WAHAI IBNUL KAWA', AKU SAJA TIDAK RELA MENYIBUKKAN DIRIKU TERHADAP AIB DIRIKU, KOQ MALAH AKU MENYIBUKKAN DIRI DENGAN MEMBICARAKAN KEBURUKAN/AIB ORANG LAIN?!? 

SUNGGUH BENAR!!! BERAPA BANYAK ORANG YANG MENYIBUKKAN DIRI DENGAN AIB ORANG LAIN SEDANGKAN IA LUPA DENGAN AIB DIRINYA BERUPA MENINGGALKAN KEWAJIBAN ATAU MELANGGAR LARANGAN. 

 

Kajian Streaming

Langganan Artikel

Masukan Alamat Email Anda:

Delivered by FeedBurner

 

Video Terbaru

Pengunjung