Dakwahsunnah.com

Kajian Ahlussunnah Wal Jamaah

OBAT SAYA DAN SETIAP ORANG YANG KECANDUAN MAKSIAT

Dengan memperhatikan ayat di bawah ini dengan hati penuh tadabbur, semoga dapat menjadi penahan dari keinginan berbuat maksiat atau pemberhenti dari kebiasaan maksiat.

{أَلاَ يَظُنُّ أُولَئِكَ أَنَّهُمْ مَبْعُوثُونَ لِيَوْمٍ عَظِيمٍ}{يَوْمَ يَقُومُ النَّاسُ لِرَبِّ الْعَالَمِينَ} 

"Apakah mereka tidak mengira bahwa sesungguhnya mereka dibangkitkan pada hari yang agung", "Hari yang para manusia akan didirikan di hadapan Rabb semesta alam." QS. Al Muthaffifin: 4-6.

Maunya menang sendiri...

Maunya menang sendiri...
meskipun seorang suami adalah pemimpin rumah tangga, tapi apa salahnya jika mempertimbangkan saran istri...
bukankah diperintahkan untuk bermusyawarah, bahkan suami terbaik saja Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam minta pendapat dan menerima saran dari para istrinya
وَأَمْرُهُمْ شُورَىٰ بَيْنَهُمْ 
Artinya: "...sedang urusan mereka (diputuskan) dengan musyawarat antara mereka..."

Fatwa Ulama: Hukum Aqiqah Digabung Dalam Satu Ekor Sapi Atas Beberapa Orang Anak?

 بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ, الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ وَصَلَّى اللهُ وَسَلَّمَ وَبَارَكَ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَآلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ, أَمَّا بَعْدُ:

Saudaraku seiman…

Di bawah ini beberapa fatwa tentang bolehkah mengaqiqahi beberapa anak dengan cara menggabungkannya di dalam satu sapi seperti halnya di dalam berqurban?”

Selengkapnya...

Semakin Tua, Harusnya Semakin Bakti

Semakin lanjut usia orangtua, seharusnya semakin berbakti, bukan semakin durhaka, bukan semakin dicampakkan, bukan semakin mengangkat suara di hadapan mereka, bukan semakin merendahkan mereka, bukan semakin dijadikan pembantu, lihat rahasia Firman Allah Ta'ala:

وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا إِمَّا يَبْلُغَنَّ عِندَكَ الْكِبَرَ أَحَدُهُمَا أَوْ كِلَاهُمَا فَلَا تَقُل لَّهُمَا أُفٍّ وَلَا تَنْهَرْهُمَا وَقُل لَّهُمَا قَوْلًا كَرِيمًا

Artinya: "...dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan "ah" dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia." QS. Al Isra: 23.

ditulis oleh Ahmad Zainuddin

Selasa, 30 Rabiuts Tsani 1434H, Dammam KSA.

"HUSNUL KHATIMAH DI AKHIR RAMADHAN"

 

Sebuah perkataan tentang akhir Ramadhan yang pantas di tulis dengan tinta emas!!!

 

Ibnu Rajab Al Hanbali rahimahullah berkata:

عباد الله إن شهر رمضان قد عزم على الرحيل ولم يبق منه إلا القليل فمن منكم أحسن فيه فعليه التمام ومن فرط فليختمه بالحسنى والعمل بالختام فاستغنموا منه ما بقي من الليالي اليسيرة والأيام واستودعوه عملا صالحا يشهد لكم به عند الملك العلام وودعوه عند فراقه بأزكى تحية وسلام.

Artinya: “Wahai para hamba Allah, sesungguhnya Bulan Ramadhan telah bertekad untuk berangkat meninggalkan, dan tidak tersisa darinya kecuali sedikit hari, maka barangsiapa yang dari kalian yang telah berbuat baik di dalamnya hendaklah ia sempurnakan dan (sedangkan) siapa yang menya-nyiakannya maka akhirilah dengan kebaikan dan amalan pada akhirnya, maka gunakanlah darinya apa yang tersisa dari malam-malam dan hari-hari yang pendek, dan tinggalkanlah ia dengan amal shalih yang akan menjadi saksi bagian kalian di hadapan Yang Maha Kuasa dan Maha Mengetahui dan lepaslah ketika berpisah dengannya dengan sebaik-baik ucapan salam." Lihat Kitab Lathaif Al Ma'arif, hal: 216.

SUNGGUH PESAN INDAH BERMATA DUA, BAIK UNTUK YANG BERAMAL SHALIH DI DALAM RAMADHAN ATAU UNTUK YANG MENYIA-MENYIAKAN RAMADHAN.

 

Kajian Streaming

Langganan Artikel

Masukan Alamat Email Anda:

Delivered by FeedBurner

Pengunjung