Dakwah Sunnah | Kajian Ahlu Sunnah Wal Jamaah

“Gajimu berapa mas?”

Saudaraku seiman…

Seorang istri bertanya:

Benarkah dalam Islam, seorang istri tidak boleh tahu apa yg dilakukan suaminya terutama soal keuangan? Karena semenjak menikah si suami tidak pernah memberi tahu berapa gaji/ penghasilan tiap bulannya, si istri hanya diberi uang belanja sekedarnya, cukup tidak cukup segitu, si istri merasa seperti seorang pembantu yang hanya dikasih gaji tiap bulan, tidak berani protes atau menuntut apapun.

Selengkapnya...

Bagi yang Ingin Benar-benar Bersyukur Kepada Allah Ta’ala

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ, الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ وَصَلَّى اللهُ وَسَلَّمَ وَبَارَكَ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَآلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ, أَمَّا بَعْدُ:

Saudaraku seiman...

Jika Anda ingin benar-benar Bersyukur Kepada Allah Ta'ala, inilah langkah-langkahnya:

1. Kenalilah nikmat yang Anda dapatkan

2. Kenalilah Pemberi nikmat Anda yaitu Allah Ta’ala

3.Akuilah nikmat dan tidak mengingkarinya

4. Cintailah Allah Ta’ala Sang Pemberi nikmat

5. Gunakanlah nikmat dalam ketaatan dan kecintaan-Nya

Selengkapnya...

BERDAKWAH, BUKAN MENEBAR KEBENCIAN

BERDAKWAH, BUKAN MENEBAR KEBENCIAN
Berdakwah itu menyampaikan Kebenaran yang bersumber Al Quran dan Sunnah diatas pemahaman para salaf ash shalih, BUKAN MENEBAR KEBENCIAN
Berdakwah itu menetapkan Aqidah yang murni dari Al Quran dan Sunnah, di atas pemahaman para salaf ash shalih, BUKAN MENEBAR KEBENCIAN
Berdakwah itu menyeru kepada kebajikan dan mencegah dari kemungkaran, BUKAN MENEBAR KEBENCIAN.

{قُلْ هَذِهِ سَبِيلِي أَدْعُو إِلَى اللَّهِ عَلَى بَصِيرَةٍ أَنَا وَمَنِ اتَّبَعَنِي وَسُبْحَانَ اللَّهِ وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِينَ} [يوسف: 108]

Artinya: "Katakanlah: "Inilah jalan (agama) ku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah dengan hujah yang nyata, Maha Suci Allah, dan aku tiada termasuk orang-orang yang musyrik". QS. Yusuf: 108.

Fatwa Ulama: Hukum menggosok gigi dengan sikat dan pasta gigi pada saat berpuasa?

Fatwa Ulama: Hukum menggosok gigi dengan sikat dan pasta gigi pada saat berpuasa?

Selengkapnya...

"PERBUATANMU, ITULAH YANG AKAN DIPERBUAT KEPADAMU"

 

عَنْ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ قَالَ: بَلَغَنَا أَنَّهَ مَنْ أَهَانَ ذَا شَيْبَةٍ لَمْ يَمُتْ حَتَّى يَبْعَثَ اللَّهُ عَلَيْهِ مَنْ يُهِينُ شَيْبَهُ إِذَا شَابَ

Artinya: “Dari Yahya Bin Sa’id, ia berkata: “Telah sampai kepada bahwa barangsiapa meremehkan orangtua renta, niscaya ia tidak mati sampai Allah mengutus kepadanya seseorang yang meremehkannya jika ia tua renta.” Lihat kitab Al ‘Umru wasy Syaib, karya Ibnu Abid Dunya , hal: 53.

 

Kajian Streaming

Langganan Artikel

Masukan Alamat Email Anda:

Delivered by FeedBurner

Pengunjung