Dakwah Sunnah | Kajian Ahlu Sunnah Wal Jamaah

Wanita ini Tidak Pantas Jadi Istrimu!

Pengumuman!
Ditujukan kepada semua lelaki yang mendambakan seorang istri yang;
- Shalihah (Wanita yang shalihah)
- Qurratu 'ain ( Wanita yang menyejukkan mata dan jiwa)
- Thayyibah ( Wanita yang baik)

KETAUHILAH! bahwa wanita di bawah ini jauh dari kriteria di atas dan tidak pantas menjadi istrimu!;

Selengkapnya...

INGIN TIDAK DIREMEHKAN ISTRI?

Demi Allah, wahai para suami bekerjalah..!
agar Anda dapat menafkahi istri Anda dan Anda akhirnya tidak diremehkan dan direndahkan oleh istri, istri sering melawan, tidak taat, suka membantah, anda tidak sering diejek, tidak sering disalahkan istri bahkan mungkin istri menganggap suami tdk ada gunanya, karena sang istri punya penghasilan dan mungkin lebih dari penghasilan suami.
Wahai para suami... percayalah...!
sudah banyak yang cerita dan kejadian nyata, bahkan sebagian muslimah bercerita langsung kepada saya; "Saya tidak butuh pertolongan suami saya, karena apapun yang saya mau dapat saya beli, saya punya gaji dan penghasilan LEBIH DARI SUAMI!"
perhatikan ayat berikut, 
- KAPAN SUAMI DAPAT MEMIMPIN DI RUMAH TANGGA?
- KAPAN ISTRI MENJADI SHALIHAH?
- KAPAN ISTRI MENJADI TAAT KEPADA SUAMI?
- KAPAN ISTRI TIDAK MELAKUKAN NUSYUZ KEPADA SUAMI?:
Jawaban semua pertanyaan itu adalah: "TATKALA SUAMI MENAFKAHI ISTRI"

الرِّجَالُ قَوَّامُونَ عَلَى النِّسَاءِ بِمَا فَضَّلَ اللهُ بَعْضَهُمْ عَلَىٰ بَعْضٍ وَبِمَا أَنفَقُوا مِنْ أَمْوَالِهِمْ فَالصَّالِحَاتُ قَانِتَاتٌ حَافِظَاتٌ لِّلْغَيْبِ بِمَا حَفِظَ اللهُ وَاللَّاتِي تَخَافُونَ نُشُوزَهُنَّ فَعِظُوهُنَّ وَاهْجُرُوهُنَّ فِي الْمَضَاجِعِ وَاضْرِبُوهُنَّ فَإِنْ أَطَعْنَكُمْ فَلَا تَبْغُوا عَلَيْهِنَّ سَبِيلًا إِنَّ اللهَ كَانَ عَلِيًّا كَبِيرًا

Artinya: "Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka. Sebab itu maka wanita yang saleh, ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara (mereka). Wanita-wanita yang kamu khawatirkan nusyuznya, maka nasehatilah mereka dan pisahkanlah mereka di tempat tidur mereka, dan pukullah mereka. Kemudian jika mereka mentaatimu, maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkannya. Sesungguhnya Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar." QS. An Nisa: 34.
DAN TERAKHIR...dengan menafkahi istri Anda berarti telah menolongnya untuk tidak tidak menjadi penghuni neraka yang paling banyak, karena ia sering mencela dan tidak berterima kasih kpd kebaikan suami.
‪#‎BeSmartHusband‬

Seindah Wajah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam

Semua Perkataan di dalam video begitu indah seindah wajah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam membuat kita semakin rindu ingin bertemu beliau shallallahu 'alaihi wasallam, tetapi yang paling berkesan (menurut saya) dari mulai menit 3:33 - 3:54

Mahasiswa dari Turki berkata: "KAMI MENCINTAI ENGKAU WAHAI RASULULLAH, DAN KAMI MENGORBANKAN NYAWA-NYAWA KAMI UNTUK (KEHORMATAN) ENGKAU.

Mahasiswa dari Moeritania berata: "WAHAI ORANG-ORANG YANG MENCOBA UNTUK MEMBURUKKAN NABI KAMI YANG MULIA, MARI KESINILAH KALIAN SELURUHNYA...BACALAH AJARANNYA DAN DENGARKAN SABDANYA.

Mahasiswa dari Uzbekistan berkata: "KALIAN AKAN BENAR-BENAR MENGETAHUI BAHWA TIDAK BELIAU DIUTUS KECUALI SEBAGAI RAHMAT BAGI KALIAN,...NISCAYA KALIAN AKAN MENCINTAI BELIAU, PERCAYALAH KALIAN KEPADAKU...

Ancaman Bagi Penghina Nabi Shallallahu 'alaihi wasallam

إِنَّا كَفَيْنَاكَ الْمُسْتَهْزِئِينَ

Allah Taala berfirman: "Sesungguhnya Kami mencukupkanmu (wahai Muhammad) dari orang-orang yang mengolok-ngolok (mu)." QS. Al Hijr:95.
Lihat perkataan ulama yang dalam ilmunya, penuh dengan keteguhan dan kematangan ilmu dan tidak modal semangat belaka, Syaikh Abdurrahman bin Nashir As Sa'di rahimahullah berkata: "Ini adalah janji Allah untuk Rasul-Nya, bahwa orang-orang yang mengolok-ngolok tidak akan membahayakan beliau, dan Allah akan membalas terhadap mereka yang mengolok-ngolok beliau dengan berbagai macam hukuman, dan Allah Taala telah melakukan itu, tidaklah seseorang memperlihatkan olok-olokan terhadap Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam atau terhadap apa yang dibawa oleh beliau, melainkan niscaya Allah telah binasakan ia dan dibunuhnya dengan seburuk-buruk pembunuhan. lihat kitab Taisir Al Karim Ar Rahman Fi Tafsir Al Kalam Al Mannan, pada surat Al Hijr:95

"JANGAN MENETESKAN DARAH HARAM WALAU SATU TETES"

 عن جندب بن عبد الله رضي الله عنه قال: "إنَّ أول ما ينتنُ من الإنسان بطنُه فمن استطاع أن لا يأكل إلا طيبًا فليفعل، ومن استطاع أن لا يحالَ بينه وبين الجنة بملء كفِّهِ من دم أَهْرَاقَهُ فليفعل" رواه البخاري (7152). 

Artinya: “Jundub bin Abdillah radhiyallahu ‘anhu berkata: “Sesungguhnya pertama yang membusuk dari manusia adalah perutnya, maka barangsiapa yang sanggup untuk tidak makan kecuali harta yang baik maka lakukanlah, dan BARANGSIAPA YANG SANGGUP TIDAK DI HALANGI DARINYA DENGAN SURGA AKIBAT SATU GENGGAMAN DARAH YANG TELAH IA TETESKAN, MAKA LAKUKANLAH.” HR. Bukhari, no. 7152.

Berkata Syaikh Abdurrazzaq hafizhahullah:

وصية عظيمة في الحضَّ على أكل الحلال والكفِّ عن الدماء، وهي إنما تنفع إذا صادفت قلبًا صادقًا متحريًا للخير متجردًا عن الهوى، ولذا لما كان من أوصاهم بخلاف ذلك لم ينتفعوا بوصيته، بل خرجوا وأعملوا السيف في المسلمين وقتلوا الرجال والأطفال وعظم البلاء بهم، والله المستعان.

Ini adalah wasiat yang agung tentang perintah makan harta yang halal dan menahan dari sikap meneteskan darah. Dan wasiat ini akan bermanfaat jika terpatri pada hati yang bersih, yang sangat berharap kebaikan dan terlepas dari hawa nafsu, oleh karena itu, mereka (kaum khawarij) yang telah beliau wasiati berbeda dengan hal tersebut, maka mereka tidak mengambil manfaat dengan wasiat beliau. Bahkan mereka memberontak dan menghunus pedang di tengah-tengah kaum muslimin, yang akhirnya mereka membunuh orang-orang dewasa, anak-anak kecil dan timbullah kerusakan yang besar disebabkan oleh mereka. Lihat http://al-badr.net/muqolat/4095. 

 

Kajian Streaming

Langganan Artikel

Masukan Alamat Email Anda:

Delivered by FeedBurner

Pengunjung