Dakwah Sunnah | Kajian Ahlu Sunnah Wal Jamaah

Saya tidak Mau Minum Khamr di Surga!

Subhanallah...
Hari ini saya hanya bisa tersenyum dan berusaha menerima dengan lapang dada, bertemu dengan seorang muslim berumur 75 tahun, beliau berkata: "Kenapa sampean berani mengatakan ada sungai khamr di dalam surga?, kalau saya pokoknya tidak setuju! kalau sungai susu dan madu baru saya percaya dan kalau susu campur madu enak banget tuh, kalau khamr apa enaknya, pokoknya saya tidak percaya ada khamr di surga...", 
saya berkata kepada beliau: "Ammy... (panggilan hormat untuk orang Arab), tapi itu disebutkan dalam hadits shahih", beliau tetap berkata: "Pokoknya kalau khamr tidak...!".
Bagi saya ini merupakan pelajaran berarti:
1. Harus sabar dalam berdakwah
2. Ammy tersebut mungkin Ma'zhur, karena beliau kira khamr yang dimaksud adalah khmar dunia, yang memabukkan, yang baunya busuk dsb
3. berdakwalah dengan bahasa yang mudah dipahami.
4. ini yang paling penting: JIKA INGIN MEMAHAMI HAKIKAT NIKMAT SURGA SEHINGGA MASUK KE DALAM HATI, MAKA YAKINILAH TIDAK ADA YANG SAMA APA YANG ADA DI DUNIA DENGAN APA YANG ADA DI AKHIRAT KECUALI NAMA. sebagaimana yang dikatakan Abdullah bin Abbas radhiysllahu 'anhuma.

Rintihan Hamba Allah

Lebih Mengenal Dunia Sihir dan Perdukunan

Agungnya Amalan Hati

Berbaik Sangka Kepada Allah (Pamekasan)

Hanya Allah Yang Pantas Di Sembah

Bahaya Membubarkan Kegiatan Pengajian Islam

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ, الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ, وَصَلَّى اللهُ وَسَلَّمَ وَبَارَكَ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَآلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ, أَمَّا بَعْدُ:

Sering mendengar cerita dari panitia  pengajian, bahwa asalnya masjid tersebut sepi dan tidak makmur, tidak ada kegiatan majelis ilmu,  bahkan shalat berjamaah sangat-sangat sedikit jamaahnya.

Kemudian ada sekelompok manusia yang semangat untuk memakmurkan masjid, akhirnya masjidnya makmur, baik kegiatan shalatnya atau kegiatan majelis ilmunya YANG BERDASARKAN Al QURAN DAN AS SUNNAH dan kegiatan keislaman lainnya.

TETAPI, sangat disayangkan setelah masjid makmur, jamaah ramai, majelis ilmu hampir setiap hari dengan jamaah yang hadir banyak dan bermanfaat untuk warga sekitar, ada sekelompok manusia yang mempunyai hati dan sifat seperti Kaum Munafik dan Yahudi, dengan dalih ini dan itu, akhirnya posisi DKM masjid diganti dengan alasan ini dan itu, jadinya panitia yang tadi memakmurkan masjid di depak dan diganti dengan orang-orang yang jangankan memakmurkan masjid, mereka sendiri saja jarang bahkan tidak pernah ke masjid. Wallahul musta’an.

AKHIRNYA…!!!

Selengkapnya...

 

Kajian Streaming

Langganan Artikel

Masukan Alamat Email Anda:

Delivered by FeedBurner

Pengunjung