Dakwah Sunnah | Kajian Ahlu Sunnah Wal Jamaah

Saya Tidak Berpuasa Ramadhan Karena Pekerjaan yang Berat

بسم الله الرحمن الرحيم, الحمد لله رب العالمين وصلى الله وسلم وبارك على نبينا محمد و آله وصحبه أجمعين, أما بعد:

Di bawah ini beberapa fatwa tentang seorang yang tidak berpuasa karena pekerjaan yang melelahkan atau memberatkan, yang inti fatwa tersebut adalah:

1. Bekerja asal hukumnya bukan alasan yang dibenarkan syari'at dengannya untuk berbuka puasa di siang hari Ramadhan.

2. Berusaha mencari pekerjaan yang bukan di siang hari Ramadhan.

3. Berusaha libur dari pekerjaan yang di siang hari Ramadhan jika tidak membahayakan diri atau harta atau keluarga.

3. Jika harus bekerja juga di siang hari Ramadhan karena terpaksa, apabila tidak bekerja maka akan hancur diri atau harta, maka boleh bekerja dan boleh berbuka puasa di siang hari Ramadhan, jika sudah merasa berbahaya apabila dilanjutkan puasanya.

4. Ketika berbuka tadi dengan makanan dan minuman secukupnya yang dengannya hilang bahaya terhadap dirinya akibat jika ia melanjutkan puasanya.

5. Setelah berbuka secukupnya, maka ia harus menahan samapi matahari terbenam dan orang-orang berbuka puasa.

6. Mengqadha di lain hari jika ia berbuka puasa tadi.

Silahkan dibaca fatwa-fatwa berikut:

Selengkapnya...

Tidakkah Anda Ingin?! (Renungan Motivator untuk Bermurah Hati di dalam Ramadhan)

بسم الله الرحمن الرحيم, الحمد لله رب العالمين وصلى الله وسلم وبارك على نبينا محمد وآله وصحبه أجمعين, أما بعد:

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam saja lebih dermawan daripada angin yang mengalir
Abdullah bin Abbas radhiyallahu ‘anhuma menceritakan:

كَانَ النَّبِىُّ - صلى الله عليه وسلم - أَجْوَدَ النَّاسِ بِالْخَيْرِ ، وَكَانَ أَجْوَدُ مَا يَكُونُ فِى رَمَضَانَ ، حِينَ يَلْقَاهُ جِبْرِيلُ ، وَكَانَ جِبْرِيلُ - عَلَيْهِ السَّلاَمُ - يَلْقَاهُ كُلَّ لَيْلَةٍ فِى رَمَضَانَ حَتَّى يَنْسَلِخَ ، يَعْرِضُ عَلَيْهِ النَّبِىُّ - صلى الله عليه وسلم - الْقُرْآنَ ، فَإِذَا لَقِيَهُ جِبْرِيلُ - عَلَيْهِ السَّلاَمُ - كَانَ أَجْوَدَ بِالْخَيْرِ مِنَ الرِّيحِ الْمُرْسَلَةِ .

Artinya: “Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam adalah seorang yang paling murah hatinya dengan (berbagi-pen) kebaikan, dan beliau lebih bermurah hati ketika di dalam bulan Ramadhan, ketika ditemui oleh Jibril ‘alaihissalam, dan Jibril ‘alaihissalam menemui beliau setiap malam dalam Ramadhan samapi berakhir (bulan), ia menyampaikan Al Quran kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, maka jika Jibril ‘alaihissalam menemui beliau maka beliau adalah seorang yang lebih bermurah hati dengan (berbagi) kebaikan daripada angin yang mengalir.” HR. Bukhari dan Muslim.
Al Hafizh menjelaskan tentang makna “Lebih dermawan daripada angin yang mengalir”

"قال الزين بن المنير: وجه التشبيه بين أجوديته - صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ - بالخير وبين أجودية الريح المرسلة أن المراد بالريح ريح الرحمة التي يرسلها الله تعالى لإنزال الغيث العام الذي يكون سبباً لإصابة الأرض الميتة وغير الميتة، أيْ فيعم خيره وبره مَنْ هو بصفة الفقر والحاجة، ومَنْ هو بصفة الغنى والكفاية أكثر مما يعمّ الغيث الناشئة عن الريح المرسلة".

Artinya: “Berkata Az Zain Ibnu Al Munir: sisi kesamaan diantara kedermawanan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dengan kebaikan dengan kedermawanan angin yang mengalir adalah bahwa maksud dari angin adalah angin rahmat yang Allah utus untuk menurunkan hujan yang merata yang menjadi sebab terkenanya bumi yang kering atau tidak kering, yaitu maksudnya adalah kebaikan dan kebajikannya (Rasulullah shallalalhu ‘alaihi wasallam) umum merata untuk seorang yang bersifat fakir, membutuhkan dan untuk seorang yang dengan sifat kaya dan berkecukupan, (kebaikan dan kedermawana beliau) lebih banyak dibandingkan apa yang ditimbulkan oleh hujan yang tercipta dari angin yang mengalir. Lihat kitab Fath Al Bary, 4/139.
Anda bisa berpuasa dalam satu bulan Ramadhan dua kali, tiga kali bahkan mungkin lebih, akibat membukakan puasa orang yang berpuasa

Selengkapnya...

Dan Saya Yakin Anda Tidak Ingin Hanya Dapat Lapar dan Dahaga saja Bukan?!?

بسم الله الرحمن الرحيم, الحمد لله رب العالمين وصلى الله وسلم وبارك على نبينا محمد وآله وصحبه أجمعين, أما بعد:

Sudah seminggu kita berpuasa, penting rasanya memeriksa kembali puasa kita, apakah kita benar-benar berpuasa atau hanya sekedar menahan makan dan minum tapi tidak menahan dari yang perkara-perkara yang diharamkan.

Apakah Anda Berpuasa dari yang Halal tapi Masih Berbuka dari yang haram, maksudnya adalah: “Apakah kita hanya menahan dari yang halal, seperti makan, minum, syahwat dan lainnya AKAN TETAPI TIDAK MENAHAN DARI YANG DIHARAMKAN.”

PERLU DIKETAHUI DAN DIYAKINI, BAHWA ADA ORANG YANG BERPUASA HANYA DAPAT LAPAR DAN DAHAGA SAJA, DAN ITU PASTI!!!

Selengkapnya...

Puasa Lebih Berkwalitas dengan Amalan-amalan Inti bulan Ramadhan

بسم الله الرحمن الرحيم, الحمدلله رب العالمين والصلاة والسلام على أشرف الأنبياء والمرسلين نبينا محمد وعلى آله وصحبه أحمعين, أما بعد:

Agar puasa lebih berkwalitas, maka kenalilah amalan-amalan inti di bulan Ramadhan bulan penuh berkah, diantaranya;

- Mendirikan shalat lima waktu
Karena Shalat adalah rukun Islam kedua, siapa yang berpuasa tetapi tidak shalat maka puasanya tidak akan memberi manfaat sedikitpun kepadanya.

عَنْ جَابِر بْن عَبْدِ اللَّهِ رضي الله عنهما يَقُولُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَقُولُ « بَيْنَ الرَّجُلِ وَبَيْنَ الشِّرْكِ وَالْكُفْرِ تَرْكُ الصَّلاَةِ ».

Artinya: “Jabir bin Abdullah radhiyallahu ‘anhuma berkata: “Aku telah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Jarak antara seseorang dengan kesyirikan dan kekafiran adalah meninggalkan shalat”. HR. Muslim.

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ بُرَيْدَةَ عَنْ أَبِيهِ رضي الله عنه قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « الْعَهْدُ الَّذِى بَيْنَنَا وَبَيْنَهُمُ الصَّلاَةُ فَمَنْ تَرَكَهَا فَقَدْ كَفَرَ ».

Artinya: “Abdullah bin Buraidah meriwayatkan dari bapaknya radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Perjanjian yang ada antar kami dengan mereka (orang kafir) adalah perihal shalat, maka siapa yang meninggalkannya sungguh dia telah kafir”. HR. Tirmidzi dan dishahihkan di dalam kitab Shahih Al Jami’, no. 4143.

Dan khusus untuk lelaki muslim yang baligh dan berkal serta mampu maka diwajibkan untuk mengerjakan shalat lima waktu berjama’ah di masjid, sebagaimana pendapat yang paling kuat dari para ulama.

Amalan Inti di Bulan Ramadhan (Audio 1)

Amalan Inti di Bulan Ramadhan (Audio 2)

Selengkapnya...

Alhamdulillah, Akhirnya Ramadhan Bulan Penuh Berkah itu Datang juga (bag. 02)

بسم الله الرحمن الرحيم, الحمد لله رب العالمين وصلى الله وسلم وبارك على نبينا محمد وآله وصحبه أجمعين, أما بعد:

Kawan pembaca seiman…
Ini adalah sambungan uraian berkahnya Ramadhan:

5. Di dalam Ramadhan Allah Ta’ala memiliki hamba-hamba yang dimerdekakan dari Api neraka:

عَنْ جَابِرٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ لِلَّهِ عِنْدَ كُلِّ فِطْرٍ عُتَقَاءَ وَذَلِكَ فِي كُلِّ لَيْلَةٍ

Artinya: “Jabir radhiyallahu ‘anhu berkata: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sesungguhnya Allah memiliki pada setiap berbuka orang-orang yang dimerdekakan (dari api neraka) dan itu di setiap malam.” HR. Ibnu Majah dan dishahihkan oleh Al Albani di dalam Shahih Ibnu Majah, 2/59.

عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ « إِذَا كَانَتْ أَوَّلُ لَيْلَةٍ مِنْ رَمَضَانَ صُفِّدَتِ الشَّيَاطِينُ وَمَرَدَةُ الْجِنِّ وَغُلِّقَتْ أَبْوَابُ النَّارِ فَلَمْ يُفْتَحْ مِنْهَا بَابٌ وَفُتِحَتْ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ فَلَمْ يُغْلَقْ مِنْهَا بَابٌ وَنَادَى مُنَادٍ يَا بَاغِىَ الْخَيْرِ أَقْبِلْ وَيَا بَاغِىَ الشَّرِّ أَقْصِرْ وَلِلَّهِ عُتَقَاءُ مِنَ النَّارِ وَذَلِكَ فِى كُلِّ لَيْلَةٍ ».

Artinya: “Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu meriwayatkan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Jika pada malam pertama dari Ramadhan para syetan dan pemimpin jin dibelenggu, pintu-pintu neraka ditutup, tidak ada yang terbuka satu pintu pun dan pintu-pintu surga dibuka, tidak ada yang tertutup satu pintu pun, ada seorang yang menyeru: “Wahai pencari kebaikan sambutlah, wahai pencari keburukan cukuplah, dan Allah memiliki orang-orang yang dimerdekakan dari neraka dan itu pada setiap malam (dari Ramadhan).” HR. Ibnu Majah dan Tirmidzi dan dihasankan oleh Al Albani di dalam kitab Shahih Al Jami’, no. 759.

6. Bulan Ramadhan bulan pengampunan dosa dan kesalahan.

Selengkapnya...

Alhamdulillah, Akhirnya Ramadhan Bulan Penuh Berkah itu Datang Juga (bag. 01)

بسم الله الرحمن الرحيم, الحمد لله رب العالمين وصلى الله وسلم وبارك على نبينا محمد وآله وصحبه أجمعين, أما بعد:

Kawanku Seiman…

Bulan Ramadhan telah datang, bulan ini dinyatakan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam sebagai bulan yang penuh berkah:


عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « أَتَاكُمْ رَمَضَانُ شَهْرٌ مُبَارَكٌ فَرَضَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ عَلَيْكُمْ صِيَامَهُ ».

Artinya: “Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Telah datang kepada kalian Ramadhan bulan penuh berkah, Allah Azza wa Jalla telah mewajibkan atas kalian berpuasa padanya.” HR. An Nasai dan dishahihkan oleh Al Albani di dalam kitab Shahih Al Jami’, no. 55.

Pada tulisan ini penulis mencoba mengurai berkahnya Ramadhan, tetapi sebelumnya ingin mengetahui apa itu berkah, arti berkah ada dua:

Pertama: Kebaikan yang tetap dan terus menerus

Kedua: Kebaikan yang banyak dan selalu bertambah


Selengkapnya...

Mengikuti Pemerintah dalam Rukyah Hilal dan Penentuan Awal Akhir Ramadhan

بسم الله الرحمن الرحيم, الحمد لله رب العالمين و صلى الله و سلم و بارك على نبينا محمد و آله و صحبه أجمعين, أما بعد:

Saya melihat Pemerintah Indonesia adalah pemerintah yang dipimpin oleh seorang muslim, yaitu bapak SBY beserta jajarannya, semoga Allah Ta’ala selalu memberikan keshalihan dalam langkah-langkah beliau untuk mengurus Negara ini..

Saya melihat kementrian Agama Republik Indonesia sudah sesuai sunnah dalam menentukan masuknya bulan Ramadhan, yaitu dengan ru'yah hilal atau menyempurnakan bulan Sya’ban jika tidak terlihat hilal
Saya juga telah membaca hadits-hadits Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam:


« الصَّوْمُ يَوْمَ تَصُومُونَ وَالْفِطْرُ يَوْمَ تُفْطِرُونَ وَالأَضْحَى يَوْمَ تُضَحُّونَ ». رواه الترمذى

Artinya: "Puasa itu pada hari kalian semua berpuasa, berbuka pada hari kalian semua berpuasa dan dan hari 'iedul Adhha ketika kalian semua berkurban". HR Tirmidzi dan dishahihkan oleh Al-Albani di dalam Silsilat Al Ahadits Ash Shahihah no. 224.

Selengkapnya...

 

Kajian Streaming

Langganan Artikel

Masukan Alamat Email Anda:

Delivered by FeedBurner

Pengunjung