Dakwah Sunnah | Kajian Ahlu Sunnah Wal Jamaah

Harta dan Fiqh Berkurban #2

Harta dan Fiqh Berkurban #1

Fiqh Kurban (Khutbah Jum'at)

Cerai Itu Tercela

Hukum seputar Kuburan dan Menziarahinya

Ambil yang Yakin dan Tinggalkan yang Meragukan

Bismillahirrahmanirrahim, Alhamdulillahi rabbil 'alamin wa shallallhu 'alaihi wasallam

Kaidah ini sangat bermanfaat bahkan bukan hanya saja di dalam perkara mu'amalah tapi seluruh aspek khidupan manusia, aqidah, ibadah, mu'amalah dan tingkah laku.
contoh mengambil yang yakin dan meninggalkan yang meragukan.
- menyembah Allah yang Yakin berkuasa dan meninggalkan selain-Nya yang meragukan
- beribadah kepada Allah yang yakin mendatangkan kebaikan dan meninggalkan yang meragukan
- memilih yakin sudah berwudhu dan meninggalkan yang meragukan
- memilih calon istri/beli barang/masuk sekolah/daftakan kerjaan yang yakin dan meninggalkan yang meragukan
- memilih makanan/ pekerjaan yang yakin halal dan meninggalkan yang meragukan.

TERAKHIR...
MEMILIH AKHIRAT YANG NIKMATNYA YAKIN ABADI DAN MENINGGALKAN DUNIA YANG NIKMAT DAN KESENANGANNYA MERAGUKAN, RELATIF, SEMENTARA!!!

« دَعْ مَا يَرِيبُكَ إِلَى مَا لاَ يَرِيبُكَ فَإِنَّ الصِّدْقَ طُمَأْنِينَةٌ وَإِنَّ الْكَذِبَ رِيبَةٌ ».

Artinya: “Tinggalkanlah yang meragukanmu (dan beralih) kepada yang tidak meragukanmu, karena sesungguhnya kejujuran itu adalah (mendatangkan) ketenangan dan sesungguhnya kedusataan itu meragukan.” HR. Tirmidzi

Khubah Jumat - Menjelang Lailatul Qadar

 

Kajian Streaming

Langganan Artikel

Masukan Alamat Email Anda:

Delivered by FeedBurner

Pengunjung