Antara Membeli Merokok dan Pergi Umrah

Merokok menurut sebagian orang adalah suatu kelaziman, bahkan kadang ada yang bilang tidak bisa hidup tanpa rokok.


tentunya pernyataan ini tidak tepat, karena kebanyakan manusia tidak merokok dan mereka dapat hidup. Tapi, kesempatan kali ini saya ingin menghitung -hitung tentang membeli rokok dibanding dengan menunaikan umrah, kalau seseorang membeli rokok per bungkus Rp 10.000,- jika kita hitung pertahun berarti Rp 3.600.000,- jika dikumpulkan uang tersebut selama 10 tahun, mungkin bisa mengerjakan umrah 1 kali!! apalagi sekarang ada biaya umrah cuma sekitar 30 jutaan!!!
Alangkah jauh bedanya antara merokok dan umrah : 
- merokok menghamburkan harta
- merokok memasukkan penyakit ke dalam diri sendiri
- merokok memasukkan penyakit ke dalam diri orang lain.
sedangkan umrah:
- diampuni dosa
- mendapatkan pahala shalat ratusan ribu shalat sebagaimana pahala mengerjakan shalat di masjidil haram dan di masjid nabawi.
- bisa berdoa di tempat-tempat mustajab: rawdhah, masjid Nabawi, multazam, di masjidil haram, di depan ka'bah, di Hijr dan lain-lain.
- bisa berziarah ke Kuburan Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam yang mulia, kuburan dua shahabatnya, kuburan baqi' dan kuburan syuhada Uhud.
‪#‎rokokvsumrah‬